Tampilkan postingan dengan label Digital Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Digital Teknologi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Oktober 2015

Cara Invite Like Fans Pages Facebook, Oktober 2015

Bagi perusahaan atau publik figur, membuat sebuah Fanspage Facebook, hari ini menjadi sebuah keharusan. Karena dengan memiliki Fanspage Facebook, sebuah produk ataupun publik figur akan dapat selalu terhubung dengan penggemarnya. Namun, proses penambahan Likes dalam Fanspage Facebook bisa sangat cepat atau bahkan sangat lambat, tergantung situasi masing - masing. Jika penambahan Likse cepat tidak akan menjadi masalah, namun apa yang kita dapat lakukan apabila penambahan Likes sangat lambat?

Undang Dari Teman Facebook Sendiri
Cara yang paling sederhana penambahan Likes adalah mengundang dari teman Facebook sendiri. caranya sederhana.

Langkah 1 : Cari Fanspage Facebook yang Anda ingin bantu untuk tambahkan menggunakan login ke akun Anda sendiri, cari bagian yang saya sudah lingkari dibawah ini


Langkah 2 : Akan muncul jendela baru yang berisi daftar dari teman - teman Anda. Bagi yang sudah di undang akan ditandai dengan tanda ceklis yang tertulis 'diundang' atau 'Invited'. Kita hanya perlu menekan tombol Undang atau Invite kepada teman - teman yang belum diundang untuk menyukai Fanspage Facebook yang hendak dituju. Perlu diingat, semakin banyak teman yang Anda miliki, maka akan semakin banyak tombol undang yang Anda harus tekan. Memang sedikit melelahkan, namun biasanya akan mendapat hasil yang maksimal.


Selamat mencoba!

Sidakarya, 8 Oktober 2015

Sabtu, 18 Juli 2015

Etika Blogwalking?


Saya sudah memulai menulis blog pada tahun 2009, waktu itu harapannya adalah blog menjadi catatan harian saya. Isinya ya macam - macam, mulai dari hal yang kecil sampai hal yang besar. Pokoknya asal apa yang terlintas di kepala ya tulis! Sayangnya kebiasaan menulis ketika itu tidak bertahan lama, alasannya sibuk di organisasi. Jadi, materi menulis ketika itu sudah 'tersalurkan' melalui obrolan,

Sempat mati suri, tahun 2014 saya kembali mengaktifkan blog pribadi. Alasannya pun juga sederhana. Kesibukan di organisasi sudah hampir tidak ada, namun pemikiran masih mengalir, bahkan semakin deras karena kedewasaan berpikir (tidak mau disebut tua). Belum lagi dengan iming- iming pendapatan di google adsense, ya jika boleh jujur memiliki pendapatan di google ads atau metode pemasangan iklan per klik memang menggiurkan, diam - diam saja dirumah sudah menghasilkan uang. Paling tidak itu mitos yang beredar, karena sampai hari ini saya belum pernah ngobrol secara langsung dengan teman yang hidup dari google ads.

Etika dalam Blog Walking
Umumnya, rumus yang banyak beredar terkait dengan pendapatan di google adsense adalah tingginya kunjungan berbanding lurus dengan pendapatan kita peroleh. Maka tidak heran, di dalam alam mesin pencarian google kita akan menemukan banyak sekali trik untuk menaikkan kunjungan ke dalam blog kita, ada yang bilang dengan menggunakan SEO, berbagi link ke media sosial, sampai yang (menurut) saya paling tradisional adalah dengan menggunakan metode Blog Walking (berikutnya saya sebut saja BW).

Awamnya menurut saya, BW adalah prilaku solidaritas blogger untuk masing - masing menaikkan kunjungan blog. Tidak hanya sekedar berkunjung, suatu kewajiban harusnya memberi komentar pada artikel yang ditawarkan untuk BW. Namun kadang, ada saja blogger yang tidak beretika karena komentar sebatas 'Wow', 'Bagus' atau ekspresi singkat sekedarnya. Parahnya lagi jika ada yang menanam link hidup untuk memasang backlink (tidak semua yang mengeluh dengan pemasangan backlink, asal wajar. Seperti saya contohnya).

Apakah sampai disitu? Ada tambahan lagi yang harus dilakukan dalam blog waking sebenarnya. Mengacu pada semangat blog walking untuk menaikkan kujungan blog dan menaikkan pendapatan google adsense. Selain meninggalkan jejak berupa komentar, sebaiknya juga meninggalkan jejak dengan mengklik salah satu iklan, ya karena memang bayaran dalam google adsense salah satu indikatornya adalah seberapa banyak iklan yang dipasang di klik. 'Etika' ini memang tidak tertulis, karena google tidak mengijinkan dalam blog kita terdapat arahan atau pesan untuk mengklik iklan dengan sengaja. Saya pernah melihat sebuah blog menyarankan mengklik iklan dengan alasan donasi, alih - alih mendapat donasi. Terakhir saya cek sebelum membuat tulisan ini blog tersebut sudah entah dimana. Tidak terlacak.

Namun jika cara tersebut dilakukan, sebaiknya juga jangan terlalu sering, karena menurut google akan terlalu aneh jika ada satu alamat IP melakukan klik iklan suatu blog, karena dapat menghancurkan reputasi blog tersebut di mata google.

Setuju ataupun tidak, saya terbuka untuk berdiskusi dengan siapapun.

Sidakarya, 18 Jul 2015

Kamis, 11 Juni 2015

Dibalik Belasungkawa terhadap Angeline di Media Sosial

Dibalik Belasungkawa terhadap Angeline di Media Sosial

Angeline, gadis manis yang dilaporkan menghilang memang menjadi topik yang hangat di Bali. Linimasa Media Sosial sekaliber Facebook pun penuh dengan perbincangan yang menyangkut anak perempuan yang kisahnya membuat banyak orang bergetar menahan geram. Terlebih lagi, akhirnya Angeline ditemukan sudah tidak bernyawa dengan cara yang tidak wajar (Baca : Duh, Angeline Ditemukan di Rumahnya Sudah Jadi Mayat).

Namun jika coba diperhatikan perbincangan dalam dunia Facebook kita akan menemukan sekelumit sisi lain yang membuat saya cukup merasa miris setelah kematian Angelina.

Foto Otopsi Bocor ke Publik
Dalam dunia digital yang tidak mengenal batas, informasi mengalir bak air sungai di musim hujan, deras dan tidak terkendali. Namun sayangnya, bangunan etika dalam dunia digital tidak cukup kuat menghadapi derasnya banjir informasi tersebut.

Saya selalu menyayangkan, jika karya foto yang tidak layak di konsumsi masyarakat tersebar dengan begitu mudahnya. Tanpa memperhatikan dampak psikologis yang diakibatkan kepada keluarga dan kerabat korban, para akun yang menyebarkan foto otopsi Angelina seakan menjadi pahlawan, pemuas nafsu penasaran teman lainnya di media sosial.

Separah itukah nurani kita terhadap korban (baca : Angeline), keluarga dan kerabat korban?

Ketika Kemanusian Memiliki Batas Identitas
Sampai hari ini saya percaya jika Tuhan menghadirkan kita dalam wujud yang berbeda - beda memiliki alasan yaitu untuk kita saling menyempurnakan, termasuk perihal kemanusiaan. Saya hanya geram dan tidak ingin berkomentar jika ada yang menanyakan dan menggugat hubungan kasus Angeline dengan mengaitkan identitas korban dan pelaku.

Apakah Angeline orang Bali? Apakah Pelaku adalah orang Bali? Apakah Ibu angkat dan Ibu Kandung orang Bali? Ingin sekali saya bertanya kembali, lalu kalau bukan orang Bali kenapa? Apa selain orang Bali juga bukan manusia? Lalu apakah pelakunya kita benci karena bukan orang Bali? Sesempit itukah cara pandang terhadap kemanusiaan kita sekarang?

Ini ironi pahit yang harus kita telan sekarang. 

Sidakarya, 11 Juni 2015

Senin, 23 Maret 2015

Lakukan Hal Ini Jika Grup Facebook Anda Terdapat Postingan SARA

Tahun pemilihan umum yaitu tahun 2014 lalu menunjukkan kepada kita semua jika media sosial telah sukses menjadi satu media untuk menggiring opini masyarakat (terlepas baik dan buruk opini tersebut). Kisah tersebut bukan tanpa sukses, masih ingat dengan akun Trio Macan di Twitter? Bagaimana beberapa media nasional justru menjadikan tweet akun alter tersebut sebagai rujukan.

Atau masih ingat ketika Cicak vs Buaya Jilid I, disaat itu masyarakat berkumpul dan bergerak dalam satu komunitas yang bernama media sosial. Contoh lainnya bisa Anda cari sendiri, tidak sulit kok menemukan contoh lainnya.

Nah, fenomena itu membuat media sosial bak ruang terbuka yang dipenuhi banyak orang, jika ada saja satu orang yang berteriak maka semua akan menoleh, menjadi viral yang akan menyebar kemana - mana. Ditambah lagi memang sudah bawaan orok bangsa kita doyan ngerumpi, alasan lain mengapa berita gosip tidak pernah sepi penonton.

Oke kembali ke riuhnya media sosial, isu SARA sebenarnya masih menjadi trending topic tahun 2015. Saya memang mencurigai, adanya gerakan greliyawan dan greliyawati yang sengaja menambah keruh suasana persaudaraan di Indonesia dengan melontarkan isu SARA. Entah apa tujuannya, sebaiknya memang anggap angin lalu. Karena percayalah, jika Anda menelusuri akun penebar SARA tersebut adalah 99% palsu!

Jadi, selain tidak memperdulikan konten yang menebar kebencian tersebut, maka kita juga bisa melaporkan akun tersebut kepada Admin dari grup facebook (grup facebook masih menjadi sarang para penebar SARA). Oke, ini step by step cara melaporkan ke Admin Grup Facebook.


Pada sudut kanan atas posting terdapat tanda panah ke arah bawah, klik tanda tersebut


Dalam Bahasa Indonesia, pilih laporkan ke pengurus. Dalam Bahasa Inggris? Anda tahu sendiri artinya.



Klik laporkan, maka pengurus akan mendapat laporan tentang posting yang Anda anggap mengganggu tersebut. Jika pengurus berpikir sehat maka otomatis pengurus akan menghapus posting tersebut.



Nah bagaimana jika pengurusnya ternyata sudah minggat atau ada grup yang tidak bertuan? Kita bisa laporkan ke Facebook sendiri, caranya? Klik laporkan sebagai Spam pada postingan tersebut.



Postingan yang Anda laporkan akan menghilang, namun akan muncul keterangan seperti dibawah ini. Klik laporkan.



Step by step berikutnya tidak usah saya jelaskan lagi, dibawah ini sudah saya screenshot untuk Anda pahami.






Nah, jika Anda perhatikan sebenarnya Facebook sudah memberi kita cara untuk melaporkan posting yang dapat mengganggu ketertiban umum di media sosial. Hanya saja kita lebih suka membalasnya. Namun, pernahkan Anda menyadari? Ketika Anda emosi dan membalas makian mereka. Sesungguhnya mereka telah berhasil untuk memancing di air keruh.

Sebagai orang yang waras, coba pikirkanlah sekali lagi jika hendak meladeni orang penebar kebencian.


Jumat, 20 Maret 2015

Membuat Embed Youtube di Blog Menjadi Responsive

Membuat Embed Youtube di Blog Menjadi  Responsive

Ini sekedar catatan saja, atau mungkin dapat membantu untuk Anda yang memerlukan script untuk membuat Embed Youtube di Blog menjadi responsive.

Pertama - tama masukan kode CSS di bawah ini
.videoyoutube{
    text-align: center;
    background:linear-gradient(to bottom, #fefefe 0%, #d1d1d1 100%);
    border:1px solid #A8A8A8;
    border-radius:5px;
    margin:20px auto;
    width:80%;
    box-shadow: 1px 30px 30px -26px #818181;
}
.video-responsive {
  position: relative;
  padding-bottom: 56.25%;
  height: 0;
  overflow: hidden;
  margin:8px;
}
.video-responsive iframe {
  position: absolute;
  top: 0;
  left: 0;
  width: 100%;
  height: 100%;
  border:0;
}


Simpan kode loader iframe youtube dibawah ini diatas kode </body>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
setTimeout(function(){
$('.video-youtube').each(function(){
$(this).replaceWith('<iframe class="video-youtube loader" src="'+$(this).data('src')+'" allowfullscreen="allowfullscreen" height="281" width="500"></iframe>')})},5000);
//]]>
</script>


Jika belum terisi, maka isilah blog Anda dengan Jquery Library seperti dibawah ini
<script src='https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.10.2/jquery.min.js' type='text/javascript'/>


Nah, setiap kali posting gunakan script dibawah ini pada halaman HTML posting Anda. Pada huruf merah dibawah didapat dari embed source link Youtube yang Anda ingin tampilkan.
<div class="videoyoutube">
<div class="video-responsive">
<div class="video-youtube loader" data-src="//www.youtube.com/embed/fcr2VSNf7LI"></div>
    </div>
    </div>

Ingin tahu tampilannya bagaimana? Bisa dilihat pada postingan ini.

Selasa, 03 Maret 2015

Cara Setting Custom Domain di Bali Orange

Hari ini saya berhasil memindahkan alamat domain donordarahbali.blogspot.com menjadi custom domain donordarahbali.org. Awalnya memang membingungkan, hal tersebut dikarenakan sudah lama saya tidak mengambil kesibukan setting men setting DNS. Menunggu - nunggu konfirmasi email akhirnya custom domain yang saya beli sekitar jam 10 malam baru saya bisa kerjakan esok paginya.

Pagi - pagi saya mencoba menelpon support Bali Orange untuk bantuan, saya justru diminta untuk menghubungi via Yahoo Mesangger (YM). Ada beberapa hal yang membuat saya enggan melanjutkan layanan pengaturan DNS di Bali Orange. Pertama saya harus menghubungi support Bali Orange hanya bisa melalui YM, saya masih bingung kenapa mesti YM? Apa saya harus membuat akun Yahoo (kembali) dengan segudang ribetnya membuat email? Kedua, jika melalui telepon saya aga susah menjelaskan "ini" atau "itu" ada beberapa bahasa khusus teknologi jaringan yang saya seringkali lupakan.

Ah saya berpikir untuk mencari tutorialnya saja, saya yakin Bali Orange memilik satu blog untuk mengulas bagaimana memasang custon domain di blogspot. Lama mencari - cari akhirnya saya tidak menemukannya.

Mesin pencarian google sempat menunjukkan link bagaimana setting DNS dengan layanan domain Bali Orange, namun entah kenapa saya tidak berhasil untuk mengaksesnya. Katanya tidak ada data yang masuk. Entahlah.

Karena itu, mumpung saya berbaik hati untuk menutupi kekurangan yang sederhana itu, maka saya akan menunjukkan tahapan bagaimana setting custom domain di blogspot.

Here we go!

Setelah memilih nama domain dan memesannya maka tentunya kita harus transfer, malam itu saya menggunakan transfer ATM ke salah satu rekening Bank Bali Orange. Tentunya saya mendapat email untuk menkonfirmasi pembayarannya. di Bali Orange terdapat dua metode konfirmasi pembayaran satunya via mengisi formulir dan satunya dengan mengirim foto bukti pembayaran via email. Bagian ini saya tidak ingin ribet, maka saya memilih jalan memfoto dan mengirim foto bukti pembayaran via email. Tercatat sejak pembelian domain kita akan mendapat beberapa email seperti di bawah ini. 


Menurut support saya sudah bisa memasang custom domain ke blogspot dengan sedikit setting DNS. Bahasa gampangnya adalah, supaya blogspot kita dibuatkan identitas baru dengan custom domain yang kita pesan.

Mari masuk ke area klien Bali Orange dan pilih menu yang saya sudah lingkari dibawah ini


Bagian membingunkan ada pada bagian ini, membingungkannya padahal sangat sederhana. Mengapa Bali Orange tidak memberi tanda yang lebih jelas pada tombol detail domain kita? Dari tombol yang saya lingkari dibawah ini merupakan detail dari domain kita, gerbang masuk dari setting DNS yang akan kita sedikit utak - atik. Saya merasa sedang mencari tombol download di atas tumpukan ads, disitu kadang saya merasa sedih. 

Oke klik tombol mungil itu.

Setelah kita memasuki ruang setting, maka pilih tombol pengelolaan DNS seperti dibawah ini


Setelah itu setting seperti apa yang ada dibawah ini, terutama keempat IPv4 yang ada dibawah ini tetap jika kita menggunakan blogspot. Saya akan pasang agak diperbesar agar mudah dilihat.


Lalu? Bagaimana tentang kolom yang saya beri sedikit sensor tersebut? Nah, untuk mengetahui kita harus mengisi apa pada kolom tersebut, masuk lah pada setelan dasar. Setelah masuk ke setelan, klik tambahkan domain khusus dan isilah dengan domain yang kita telah beli.

Erorr? wajar, begini ceritanya.


Error dalam pengisian bahasa sederhananya adalah belum terhubung blogspot kita dengan domain yang kita beli, namun jangan takut. Error tersebut akan menunjukkan CNAME yang kita bisa pasang di kolom CNAME kelola DNS di Bali Orange, setelah itu? Klik Simpan di area klien anda di Bali Orange.

Ini bagian tersulitnya, yaitu menunggu. Beberapa pengalaman menunjukkan jika proses "menghubungkan" antara blogspot dan custom domain kita memerlukan waktu bahkan bisa mencapai hitungan 24 Jam, namun dalam kasus saya, saya hanya memerlukan waktu dibawah satu jam. Tunggu pada setelan dasar blogspot kita tidak menunjukkan error maka itu berarti blogspot kita sudah terbaca sebagai domain yang kita pesan di bali orange.

Begitu bukan?

Jumat, 20 Februari 2015

Membuka File *.DJVU

Membuka File *.DJVU

Malam ini saya begitu penasaran kembali dengan membaca buku karangan Kahlil Gibran, setelah mencari - mencari ebook Kahlil Gibran di beberapa tempat penyimpanan file. Akhirnya saya hanya bisa menemukannya atas seijin mbah google.

Saya mendapatkan ebook Kahlil Gibran dengan format file .djvu. Bagaimana cara membukanya, sebelumnya saya pernah bergelut dengan format file tersebut, bagi penyuka buku elektronik pastinya sudah mengetahui aplikasi apa yang bisa digunakan untuk membuka file dengan format .djvu.

Format file .djvu umumnya merupakan format ebook yang didalamnya berupa foto atau scan dari buku, orang - orang lebih menyukai men-digital-kan buku mereka ketimbang mengetik ulang. Alasannya biasanya dua hal, pertama lebih mudah untuk dilakukan proses digitalisasi ataupun untuk mengamankan wujud buku dalam tampilan digital. Maka tidak heran, buku - buku yang dalam format .djvu kebanyakannya adalah buku lama yang telah usang.

Namun membuka file .djvu tidak semudah membuka file .docx ataupun .pdf yang telah umum dipahami kebanyakan aplikasi di perangkat komputer kita. Format .djvu memerlukan aplikasi lain untuk membukanya, tidak perlu mengalami proses instalasi karena software tersebut adalah portabel.

Berminat membacanya file dengan format .djvu? Download aplikasinya disini

Contoh Pengambilan Keputusan Menggunakan Metode Naive Bayes


Jika sebelumnya kita sudah memahami jika metode Bayes bukanlah makanan (baca : 
Metode Bayes, Apakah itu Nama Makanan?) dan mendapat penjelasan sederhana (baca : 
Metode Naive Bayes, Sebuah Penjelasan Sederhana). Maka kini kita akan mempelajari contoh sederhana dari Metode Naive Bayes dalam sebuah kasus pengambilan keputusan. Berikut contoh sederhana dalam menerapkan metode Naive Bayes.

Diketahui data training sebagai berikut :

Contoh Pengambilan Keputusan Menggunakan Metode Naive Bayes

Dengan, menggunakan Naive Bayes, tentukan X(X1=No,X2=Married,X3=120)?
jawab:
P(Y=Yes) = 3/10,  P(Y=No) = 7/10
P(X1=No|Y=Yes) = 3/3 = 1
P(X1=No|Y=No) = 4/7
P(X2=Married|Y=Yes) = 0/3
P(X2=Married|Y=No)  = 4/7
P(X3=120|Y=Yes) = 0/3
P(X3=120|Y=No)  = 1/7
P (X1=No,X2=Married,X3=120|Y=Yes) :
= {P(P(X1=No|Y=Yes).P(X2=Married|Y=Yes).P(X3=120|Y=Yes).P(Y=Yes)}
=              {(1)                 .(0/3)                                 .(0/3)                            .(3/10)}
= 0
P (X1=No,X2=Married,X3=120|Y=No) :
= {P(P(X1=No|Y=No).P(X2=Married|Y=No).P(X3=120|Y=No).P(Y=No)}
=              {(4/7)                 .(4/7)                                 .(1/7)                            .(7/10)}
= 0,032
Sehingga Keputusannya adalah No

Kamis, 19 Februari 2015

Metode Naive Bayes, Sebuah Penjelasan Sederhana

Metode Naive Bayes



Setelah saya menjelaskan jika Metode Bayes bukan lah nama sebuah makanan (baca :
Metode Bayes, Apakah itu Nama Makanan?). Ada baiknya jika kita menambah detail pemahaman dasar kita tentang Metode Naive Bayes, berikut penjelasannya.


Naive bayesian klasifikasi adalah suatu klasifikasi berpeluang sederhana berdasarkan aplikasi teorema Bayes dengan asumsi antar variabel penjelas saling bebas (independen). Dalam hal ini, diasumsikan bahwa kehadiran atau ketiadaan dari suatu kejadian tertentu dari suatu kelompok tidak berhubungan dengan kehadiran atau ketiadaan dari kejadian lainnya.

Naive Bayesian dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan antara lain untuk klasifikasi dokumen, deteksi spam atau filtering spam, dan masalah klasifikasi lainnya. Dalam hal ini lebih disorot mengenai penggunaan teorema Naive Bayesian untuk spam filtering

Teorema Naive Bayesian memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yaitu sebagai berikut :

Keuntungan Naive Bayesian :

1. Menangani kuantitatif dan data diskrit
2. Kokoh untuk titik noise yang diisolasi, misalkan titik yang dirata – ratakan ketika mengestimasi peluang bersyarat data.
3. Hanya memerlukan sejumlah kecil data pelatihan untuk mengestimasi parameter (rata – rata dan variansi dari variabel) yang dibutuhkan untuk klasifikasi.
4. Menangani nilai yang hilang dengan mengabaikan instansi selama perhitungan estimasi peluang
5. Cepat dan efisiensi ruang
6. Kokoh terhadap atribut yang tidak relevan

Kekurangan Naive Bayesian :

1. Tidak berlaku jika probabilitas kondisionalnya adalah nol, apabila nol maka probabilitas prediksi akan bernilai nol juga
2. Mengasumsikan variabel bebas

Metode Bayes, Apakah itu Nama Makanan?

Metode Bayes, Apakah itu Nama Makanan?

Apakah saya sedang melawak? Bagi orang - orang yang bergelut dalam ilmu statistik, text mining dan teknologi komputer pastinya mengetahui apa itu Metode Bayes. Namun saya mau sedikit berkelakar tentang Metode Bayes, menunjukkan keawaman saya tentang Metode Bayes dengan mengandai - andaikannya sebagai nama makanan.

Kali ini serius, dibawah ini penjelasan tentang Metode Bayes untuk orang awam.

Teorema Bayes dikemukakan oleh seorang pendeta presbyterian. Inggris pada tahun 1763 yang bernama Thomas Bayes. Teorema Bayes digunakan untuk menghitung probabilitas terjadinya suatu peristiwa berdasarkan pengaruh yang didapat dari hasil observasi. 


Probabilitas Bayesian adalah suatu interpretasi dari kalkulus yang memuat konsep probabilitas sebagai derajat dimana suatu pernyataan dipercaya benar. Teori Bayesian juga dapat digunakan sebagai alat pengambilan keputusan untuk memperbaharui tingkat kepercayaan dari suatu informasi.

Teori probabilitas Bayesian merupakan satu dari cabang teori statistik matematik yang memungkinkan kita untuk membuat satu model ketidakpastian dari suatu kejadian yang terjadi dengan menggabungkan pengetahuan umum dengan fakta dari hasil pengamatan.
Teori Bayesian menurut Grainner (1998), mempunyai beberapa kelebihan, yaitu:

1. Mudah untuk dipahami.
2. Hanya memerlukan pengkodean yang sederhana.
3. Lebih cepat dalam penghitungan.

Kekurangan dari Teori probabilitas Bayesian yang banyak dikritisi oleh para ilmuwan adalah karena pada teori ini, satu probabilitas saja tidak bisa mengukur seberapa dalam tingkat keakuratannya. Dengan kata lain, kurang bukti untuk membuktikan kebenaran jawaban yang dihasilkan dari teori ini.

Teorema Bayes menerangkan hubungan antara probabilitas terjadinya peristiwa A dengan syarat peristiwa B telah terjadi dan probabilitas terjadinya peristiwa B dengan syarat peristiwa A telah terjadi. Teorema ini didasarkan pada prinsip bahwa tambahan informasi dapat memperbaiki probabilitas. Teorema Bayes ini bermanfaat untuk mengubah atau memutakhirkan (meng-update) probabilitas yang dihitung dengan tersedianya data dan informasi tambahan.

Sesuai dengan probabilitas subyektif, bila seseorang mengamati kejadian B dan mempunyai keyakinan bahwa ada kemungkinan B akan muncul, maka probabilitas B disebut probabilitas prior. Setelah ada informasi tambahan bahwa misalnya kejadian A telah muncul, mungkin akan terjadi perubahan terhadap perkiraan semula mengenai kemungkinan B untuk muncul. Probabilitas untuk B sekarang adalah probabilitas bersyarat akibat A dan disebut sebagai probabilitas posterior. Teorema Bayes merupakan mekanisme untuk memperbaharui probabilitas dari prior menjadi probabilitas posterior.