Berikut hasilnya :


Suara yang Membangkitkan Kenangan (scene behind the frame) Meski merupakan langkah awal dalam salah satu aliran fotografi (baca: fotografi model). Hari tersebut juga membangkitkan sebuah kenangan, membangkitkan sebuah ingatan yang unik semasa di bangku sekolah menengah atas.
Saya cukup terkejut di pagi itu, model yang memang pertama saya kali temui terlihat berbeda. Ada kesan beda ketika bertemu dengannya. Kesan tersebut bukan pada dirinya tapi kesan tersebut muncul dari suara dan cara brbicara yang dimiliki mirip dengan seorang perempuan yang klasifikasinya biasa saya sebut Mahadewi. Tidak mudah memang melepaskan diri dari kubangan pemuja. Begitu sejuk namun menenggelamkan, begitu saya menyebutnya.
Meski demikian, pada akhirnya saya lebih memilih untuk menjadikan pemujaan saya tersebut hanya sebuah kenangan sejak setahun lalu, sebuah keinginan yang berlebihan terhadap sosok perempuan. Sebuah keinginan yang rasanya tidak tepat bila terjadi. Sebuah keinginan yang akan mengawali sebuah ketimpangan bila niat tersebut dilakukan dan dipaksakan.
Saya ingat dengan status seorang teman di dalam friendster. Sebuah pengertian luas dari “keinginan” dan “kenyataan”, begini statusnya :
“Kita seringkali mengharapkan suatu hal yang kita inginkan, namun terkadang kita mendapatkan apa yang tidak kita harapkan. Padahal sesunggunya, apa yang kita dapatkan adalah apa yang kita perlukan”
Buka facebook pagi ini, saya baru ungat kalau hari ini dia berulang tahun ke-20, selamat ulang tahun.

0 comments:
Post a Comment