Thursday, October 29, 2009

Transisi

Dimana-mana masa transisi kerap menjadi sebuah masa yang rumit. Transisi kepemimpinan dalam pemerintahan hingga transisi status "single" ke "relationship" atau sebaliknya. Mungkin hal tersebut menjadi semacam ketakutan di alam bawah sadar saya. Nah, masa transisi yang saya pribadi maksud adalah masa transisi kepengurusan pemerintahan di kemahasiswaan kampus saya (Politeknik Negeri Bali). Tepat di awal desember, secara de yure saya serta kawan-kawan akan terbebas dari segala belenggu dipundak kami. Artinya : HIDUP LEBIH TENANG.

Selain itu fase transisi lain yang harus dihadapi adalah transisi studi. Menjelang semester akhir tentu bukan perkara mudah untuk mengimbangi proses perkuliahan yang semakin tak beradab. Tugas demi tugas tetap harus dilompati dengan catatan, saya tidak boleh terjatuh dengan indeks prestasi yang rendah.

Serta banyak lagi, Tuhan benar-benar sayang dengan saya rupanya ;)

Belajar Berkendara Motor

Eniwei, selain transisi diatas banyak transisi lain yang ada disekitar saya. Salah satunya adalah transisi kemandirian pacar saya sekarang untuk mengendarai kendaraan sendiri. Bukan tidak mau, hanya saja ia tidak bisa karena "trauma". Setelah sedikit dipaksa, akhirnya Yamaha Mio di garasi rumah saya bawa ke kampus. Sedikit menggelikan karena saya telah terbiasa dengan imej lelaki dengan motor macho. Meski demikian, itulah sebuah pengorbanan, hal terbaik yang bisa saya lakukan saat ini kepada orang yang disayangi. hehe..

Sembari melatih orang, sembari juga saya melatih diri. Dan ini hasil latihan saya untuk dunia fotografi.


Pemandangan Laut


Siluet Saya dan Dia

0 comments:

Post a Comment